Sukses

Sigi Investigasi: Penuntas Dahaga Berbahaya

Liputan6.com, Jakarta - Musim panas yang panjang menghampiri sebagian besar wilayah di Indonesia. Salah satu dampaknya bagi tubuh adalah mudah kekurangan cairan atau dehidrasi. Solusinya yaitu memperbanyak minum cairan, baik berupa air mineral atau pun minuman menyegarkan lainnya. Belakangan, beredar minuman penyegar yang dibuat jauh dari standar higienis dan berbahaya bagi kesehatan.

Pusat jajanan ramai oleh masyarakat untuk membeli beragam sajian minuman dan makanan. Minuman segar seperti es buah dan soda pun menjadi pilihan minuman dingin masyarakat.

Namun tanpa disadari, minuman-minuman dan makanan-makanan yang berada di sekitar kita mengandung bahaya. Si penjual mungkin saja nekat memasukkan sesuatu yang berdampak tidak baik bagi kesehatan kita ke depannya.

Beberapa pekan lalu di Cigantang, Tasikmalaya, Jawa Barat, puluhan pelajar mengalami keracunan usai santap jajanan sekolah. Gejalanya, para siswa ini mengalami mual disertai pusing kepala. Di Tangerang, Banten, seorang siswa meninggal diduga keracunan usai santap jajanan di sekolahnya.

Beberapa kejadian itu menunjukkan ada yang tak beres dengan jajanan tertentu. Tim Sigi Investigasi SCTV menyirap kabar ada oknum pedagang yang sengaja memberikan bahan kimia tambahan makanan yang tidak semestinya untuk meminimalisir biaya pembuatan dan raup untung sebesar-besarnya.

Dari bisik-bisik seorang rekan yang tahu, salah satu pemain pedagang nakal pun kami datangi. Sejumlah info dipaparkannya. Keesokan harinya, kami mengarah ke pinggiran Kota Jakarta.Tiba di lokasi yang ternyata adalah sebuah tempat pembuatan minuman. Sayangnya,  sedang tidak ada aktivitas yang tampak. Alat produksi dibiarkan nganggur. Tak lama  sang juragan pun datang.

Hari berganti, kami deal dengan si juragan peracik minuman untuk ikut melihat bahan baku apa yang dibelinya. Masuk ke sebuah toko, kami belum tahu apa yang dibelinya. Setelah mengantongi pewarna untuk minuman, sang juragan minuman mengarah ke toko kimia mencari beberapa bahan baku pembuatan minuman lainnya.

Kini saatnya meramu resep minuman abal-abal dengan campuran kimia makanan yang takarannya ngawur. Di saat bersamaan, seorang anak buah sang juragan siapkan botol untuk kemasan minuman botol dicuci dengan cara yang jorok, jauh dari kesan sehat.

Sang juragan minuman tak hanya mampu membuat satu jenis minuman namun beragam minuman dibuatnya. Proses sama tetapi warna dan rasa minuman yang berbeda.Masih dengan cara yang sama, namun di sini ada perbedaan mendasar yang mengintip bahaya. Untuk mempercantik warna dan tampilan, pewarna tekstil dilarutkan bersama bahan baku lainnya.

Usai pengoplosan minuman berbahaya ini masuk pada tahapan produksi selanjutnya. Minuman abal-abal dibuat dengan formula yang menyeramkan yaitu air mentah dicampur dengan kimia pewarna dan lainnya.

Ratusan botol minuman berbahaya dibuat di sini setiap harinya. Tentu banyaknya produksi menggambarkan keuntungan besar bagi pembuatnya. Usaha home industry pembuatan minuman ini melakukan sejumlah pelanggaran diantaranya penggunaan bahan kimia yang tidak pada tempatnya.

Pelanggaran lain yang dilakukan usaha minuman botol ini adalah usai mengemas minuman bebahaya ini, pembuat  memberi label dengan merek palsu yang tujuannya untuk meyakinkan konsumennya.

Dari pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan, sudah pasti izin produk industri rumah tangga ini bermasalah.Sang juragan minuman botol abal-abal ini sama sekali tak kesulitan untuk mendistribusikan minumannya.

Sang juragan dengan mudahnya berjualan dari 1 pengecer pindah ke pengecer lainnya. Dan nampak laris manis, ada saja konsumen yang datang mengorder beberapa produknya.

Animo masyarakat terhadap produk minuman botol ini agak mengerikan mengingat bahaya yang terkandung dalam minuman botol ini. Upaya  pengawasan maksimal sebenarnya telah dilakukan oleh dinas terkait, tetapi masih saja ada celahnya. Sebenarnya sudah diatur penggunaan bahan tambahan pangan yang diizinkan oleh pemerintah, tetapi selalu saja dilanggar.

Hal terpenting dalam menjaga kesehatan tubuh adalah memperhatikan makanan dan minuman yang masuk ke dalam tubuh kita. Hal itu dikarenakan jika lengah sedikit tanpa kita sadari akibat makanan dan minuman yang kita konsumsi, penyakit-penyakit berbahaya bisa menyelinap masuk dan menggerogoti kebugaran kita.

Anda penasaran ingin tahu bagaimana minuman-minuman ini dioplos? Saksikan selengkapnya dalam tayangan Sigi Investigasi SCTV, Minggu (30/8/2015), di bawah ini. (Vra)