Sukses

Sigi Investigasi: Perang Terbuka Melawan Narkoba

Liputan6.com, Jakarta - Dentuman senjata polisi disusul panik warga. Itulah situasi penggerebekan yang direkam di sebuah gang kawasan Johar Baru, Jakarta Pusat.

Tempat sembunyi seorang yang diduga anggota sindikat narkoba lah yang jadi sasaran tim gabungan polisi. Polisi tak mau gegabah karena tembakan balasan juga muncul dari target.

Tak sembarang serbu, target dibujuk serahkan diri. Pasukan Khusus Brimob diterjunkan hingga rumah persembunyian target terkepung rapat.

Ultimatum menyerah dari polisi tak mendapat respon. Senjata-senjata api polisi kembali menyalak.

Memastikan target yakni anggota sindikat narkoba telah berhasil dilumpuhkan, polisi langsung menyisir masuk ke lokasi persembunyian tersangka.

Usai baku tembak menegangkan antara polisi dengan seorang anggota sindikat narkoba, sebuah gang di kawasan Johar Baru itu luluh lantak. Polisi menjaga ketat dan mensterilkan lokasi. Olah tempat kejadian perkara segera dilangsungkan.

Jasad kaku seseorang yang disebut-sebut aparat sebagai Riko, anggota sindikat narkoba, tergeletak di dalam kamar yang hancur berantakan setelah beberapa jam sebelumnya jadi ajang tembak menembak.

Setelah olah TKP, tubuh tak bernyawa itu dibawa polisi untuk keperluan otopsi.

Peristiwa itu bermula dari penyerangan terhadap polisi yang hendak menggerebek salah satu rumah di kawasan Berlan, Jakarta Timur, yang diduga sebagai sarang narkoba. Rumah itu kembali didatangi dan interogasi berlangsung alot.

Satu persatu orang yang diduga terkait dengan penyerangan dibawa untuk diperiksa lebih lanjut.

Polisi pun berkeliling di tempat kejadian perkara. Temuan menarik didapat yang disembunyikan dalam rokok bekas, yakni alat suntik yang diduga penunjang pemakaian narkoba.

Hasil penggeledahan juga menemukan sejumlah senjata tajam, diantaranya pedang yang disembunyikan pemiliknya.

Perburuan terhadap sindikat narkoba di kawasan Berlan, Jakarta Timur pun menyisakan duka.

Seorang anggota polisi yakni Bripka Taufik, ditemukan warga telah meregang nyawa di Kali Ciliwung. Ia gugur dalam tugas penumpasan gembong narkoba di kawasan Berlan.

Perang atas narkoba harus terus digelorakan. Masa depan bangsa benar-benar dipertaruhkan jika para pebisnis narkoba dibiarkan merajalela, merusak anak-anak muda yang akan menjadi pemimpin di masa yang akan datang.

Bagaimana upaya pemerintah dalam menumpas bisnis barang haram yang trus menggeliat di Tanah Air? Saksikan selengkapnya dalam tayangan Sigi Investigasi SCTV edisi Minggu (31/1/2016), di bawah ini: