Sukses

Potret Menembus Batas: Rakyat Dangdut 2

Liputan6.com, Jakarta - Setiap saat, setiap waktu, dangdut akan selalu menggoyang rakyat. Menjadi energi penguat bagi rakyat dalam menembus kerasnya tuntutan ekonomi.

Bahkan saat bahagia datang, energi penguat itu tak dilupakan. Ia sengaja dihadirkan untuk menambah semangat siapa pun, tak terkecuali bagi senimannya. Saat-saat seperti ini menjadi kesempatan bagi sang seniman untuk tampil maksimal dan asyik bersama semua.

Dangdut tidak hanya jalan untuk bertahan hidup. Namun lebih dari itu, rakyat selalu bersemangat membangun mercusuar untuk hidupnya. Tak ada kata lelah, karena dangdut seakan menjadi pelenyap beban.

Dangdut benar-benar anak kandung rakyat. Lahir dan tumbuh dari masyarakatnya. Antara pemusik, penyanyi dan penggemar seolah tak ada jarak.

Dalam pesta dangdut yang sangat merakyat, ada cerita saling berbagi rezeki antara penggemar dan seniman. Berlembar-lembar pecahan rupiah 2 ribuan, bisa mencapai puluhan juta beredar di panggung, dalam satu malam.

Dangdut akan selalu hidup. Penggemar akan selalu menyokong dari membayar pagelaran hingga tetap menjaga tradisi sawer.

Saksikan bagaimana musik dangdut seakan telah mendarah daging di masyarakat kita yang ditayangkan Potret Menembus Batas SCTV, Minggu (7/2/2016) berikut ini.

Artikel Selanjutnya
Rumah Bung Karno dan Benteng Penjajah di Kanvas Sang Maestro
Artikel Selanjutnya
MPR: Jangan Anekdotkan NKRI Harga Mati dengan Penjual Bendera