Sukses

Kilas Pilkada: Yogyakarta Terapkan Pilkada Berbasis Teknologi

Liputan6.com, Yogyakarta - Panitia Pengawas Kota Yogyakarta terus menggelar simulasi pemantauan pilkada berbasis teknologi. Hal ini untuk menekan angka kecurangan dalam pelaksanaan pilkada serentak Rabu, 15 Februari 2017.

Pemantauan dilakukan dengan merekam empat tahapan utama di TPS dalam bentuk video melalui beragam alat perekam di antaranya menggunakan ponsel. Berita tersebut mengawali Kilas Pilkada yang ditayangkan Liputan 6 Siang SCTV, Senin (13/2/2017).

Warga Gorontalo bersama aparat keamanan unsur Muspida dan ketiga pasangan calon mengikuti doa bersama di hari pertama masa tenang tahapan kampanye Pilkada 2017.

Istighosah dan zikir bersama ini untuk mendinginkan kembali suasana di Gorontalo setelah sempat disibukkan dengan berbagai kegiatan tahapan kampanye.

Para calon gubernur pun diminta menenangkan para pendukungnya dan menerima apapun hasil pemungutan suara.

Sementara itu, KPUD Kabupaten Serang menerima ribuan lembar alat bantu surat suara atau template yang dilengkapi huruf braille untuk pemilih tunanetra di wilayah Kabupaten Serang.

Alat bantu ini diharapkan dapat mempermudah warga yang berkebutuhan khusus untuk menyampaikan hak pilihnya saat pencoblosan pada 15 Februari 2017. Setiap satu TPS akan disediakan satu lembar alat bantu surat suara ini.

KPUD Mamuju Utara, membakar ratusan lembar kertas untuk pilgub Sulawaesi Barat yang rusak. Pemusnahan dokumen pilkada ini untuk menghindari kemungkinan terjadinya kecurangan dalam pilkada yang digelar serentak pada Rabu 15 Februari 2017.

Sementara kelebihan surat suara yang ditemukan selama proses sortir telah dikembalikan ke KPUD Provinsi Sulawesr Barat.

Simak tayangan video Kilas Pilkada selengkapnya dalam tautan ini. 

 

Artikel Selanjutnya
Kilas Pilkada: KPU Ambon Bakar 6.000 Surat Suara Rusak
Artikel Selanjutnya
Kilas Pilkada: Polisi Tangkap 2 Pelaku Politik Uang di Mamasa