Sukses

VIDEO: Siti Aisyah Kira Cairan Bunuh Kim Jong-nam Baby Oil

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah memastikan Siti Aisyah, wanita yang diduga membunuh Kim Jong-nam, kakak tiri pemimpin Korea Utara Kim Jong-un, adalah pemilik paspor Indonesia.

Seperti ditayangkan Liputan 6 Pagi SCTV, Senin (27/2/2017), tim dari KBRI sudah bertemu dengan Siti Aisyah di kantor kepolisian Diraja Malaysia.

Menurut Wakil Duta Besar Indonesia Andreano Erwin, yang menemui Siti Aisyah, seperti yang dilansir media Malaysia, The Star, wanita asal Serang Banten itu mengaku hanya diajak melakukan adegan lelucon reality untuk mengisengi Jong-nam dan dibayar 400 ringgit atau sekitar Rp 1,2 juta.

Siti Aisyah mengira cairan yang diberikan kepadanya adalah minyak untuk bayi atau baby oil. Ia juga mengaku tidak mengenal tersangka perempuan lainnya Doan Thi Huong asal Vietnam. Kepada pejabat KBRI, Siti Aisyah menitipkan pesan agar orangtuanya agar tetap tenang dan menjaga kesehatan.

Menurut Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, yang tengah berada di Sydney, Australia, Pemerintah Indonesia sudah memeriksa untuk mencocokan sidik jari di paspor dengan data yang ada di imigrasi.

Sebelumnya, kepala kepolisian Diraja Malaysia Inspektur Jenderal Khalid Abu Bakar, menyatakan Kim Jong-nam tewas akibat gas syaraf VX. Siti Aisyah sudah dilatih untuk melakukan pembunuhan tersebut.

Saksikan selengkapnya video Siti Aisyah menduga cairan yang menewaskan Kim Jong-nam adalan baby oil.

Artikel Selanjutnya
Segmen 3: Polisi Lepas Pria Korut hingga Nasib Siti Aisyah
Artikel Selanjutnya
VIDEO: Dituduh Bunuh Kim Jong-nam, Begini Pengakuan Siti Aisyah