Sukses

Keluarga Anggota Paskhas TNI Masih Tak Percaya Kematian Putranya

Liputan6.com, Kebumen,- Keluarga Praka Yuda Prihartanto anggota Pasukan Khas (paskhas) TNI Angkatan Udara di Pangkalan Udara Abdulrachman Saleh masih shock atas kepergian tulang punggung keluarga ini.

Seperti ditayangkan Liputan 6 Pagi SCTV, Minggu (14/5/2017), kabar yang diterima keluarga anggota Pasukan Khas TNI Angkatan Udara itu tewas karena kecelakaan. Namun diduga Praka Yuda Tewas di tangan tiga orang perwira pertama.

Dua karangan bunga duka cita masih berdiri di salah satu sudut halaman rumah almarhum orangtua Praka Yuda Prihartanto di Desa Pesuruan, Kecamatan Puring, Kebumen, Jawa Tengah. Sejumlah atribut kebanggaan sebagai prajurit TNI dan tergabung dalam pasukan khas (paskhas) masih menghiasi sudut-sudut di dalam rumah.

Keluarga korban tak menduga pemuda berusia 29 tahun itu harus meninggalkan mereka. Padahal anak pertama dari dua bersaudara itu tak lama lagi akan menikah. Terakhir ibunda Praka Yuda bertemu sepulang menunaikan tugas di Lebanon. Dan kabar duka itu datang tiba-tiba dari paman korban.

Praka Yuda Prihartanto ditemukan tewas di lingkungan Kompleks Kesatrian Lanud Abdulrachman Saleh, Malang kamis kemarin. Sempat muncul beragam spekulasi terkait penyebab kematiannya. Namun hasil autopsi menandakan korban tewas karena penganiayaan dengan sejumlah bekas luka di tubuhnya.

Pihak Lanud Abdulrachman Saleh telah melakukan pengusutan atas kasus kematian anggota paskhas ini dengan mengamankan tiga orang perwira pertama. Salah satunya berpangkat Letda berinisial AM.

Keluarga korban hanya berharap kasus ini diusut tuntas dan hukum ditegakkan tanpa pandang bulu.

Saksikan tayangan video keluarga anggota paskhas TNI atas kematian sang putra selengkapnya.

Artikel Selanjutnya
Dengar Suami Poligami, Perempuan di Bone Bunuh Diri
Artikel Selanjutnya
VIDEO: Dipukul Anggota TNI Bripda Yoga Tidak Melawan, Begini Komentar Sang Ayah