Sukses

Virus WannaCry Serang Server RS Darmais Hambat Kegiatan Medis

Liputan6.com, Jakarta - Serangan ransomware WannaCry di Inggris, ternyata juga menimpa server Rumah Sakit Dharmais Jakarta yang mengakibatkan menghambatnya kegiatan medis, karena data pasien tidak bisa diakses. Menteri Komunikasi dan Informatika Rudi Antara menyatakan, rumah sakit menjadi sasaran empuk karena sebagian besar masih menggunakan sistem operasi Windows 2008 ke bawah.

Untuk mengantisipasi serangan ransomware WannaCry, Menkominfo menyarankan bagi pengguna komputer perlu memastikan komputer atau server yang digunakan tidak terhubung dengan jaringan data sebelum menyalakannya. Caranya dengan mencabut kabel data dan matikan wifi.

Setelah itu pindahkan data ke sistem operasi non-Windows atau ke media lain.

Serangan cyber melanda 99 negara di dunia, termasuk inggris dan Rusia pada jumat lalu, 12 Mei 2017. Di Inggris, sistem pelayanan kesehatan di rumah sakit terinfeksi virus ransomware WannaCry dan menuntut tebusan senilai Rp 3,9 juta per komputer yang terinfeksi.

Saksikan selengkapnya tayangan video cara mengantisipasi serangan Wannacry.

Artikel Selanjutnya
RSUP H Adam Malik Resmikan Fasilitas Baru bagi Pasien Kanker
Artikel Selanjutnya
Perjuangan Evakuasi Pasien TBC dari Mappi Papua