Sukses

Pauzal Bahri, Malaikat Kaki Palsu dari Lombok

Liputan6.com, Lombok - 12 tahun sudah Pauzal Bahri kehilangan kaki kiri. Kecelakaan sepeda motor memaksa kaki lelaki 30 tahun ini harus diamputasi.

Seperti ditayangkan Liputan 6 Siang SCTV, Senin (15/5/2017), pemuda asal Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, sempat terguncang, tapi tekad menjalani hidup normal memantik dirinya bangkit.

Kehidupan normal memang telah hilang dari keseharian Pauzal. Tapi pantang bagi Pauzal merutuki nasib. Beragam percobaan membuat kaki palsu yang nyaman, pada akhirnya membuat Pauzal kembali banyak beraktivitas.

Keterampilan Pauzal membuat kaki palsu, bukan cuma untuk diri sendiri. Pauzal menyadari, banyak orang bernasib seperti dirinya. Pauzal tak pernah menolak membuatkan kaki palsu untuk mereka yang membutuhkan.

Langkah kaki yang nomal adalah target Pauzal dalam pembuatan kaki palsu. Beragam bahan baku pernah dia terapkan.

Dari pipa, batang pisang, sampai serabut bambu, pernah dicoba hingga akhirnya Pauzal menemukan serabut kelapa menjadi bahan baku terbaik.

Lebih dari seratus orang yang telah dibuatkan kaki palsu. Dirinya tak membebani biaya sedikit pun alias gratis kepada mereka yang tak punya uang. Bagi Pauzal, membantu membuatkan kaki palsu adalah sebuah karunia.

Panggilan hati memang tak pernah bisa diingkari. Meski kehilangan satu kaki, petani cabai ini telah mendapatkan begitu banyak teman dan kebaikan.

Saksikan selengkapnya tayangan video Pauzal Bahri, malaikat kaki palsu dari Lombok.

Artikel Selanjutnya
Akhir Pelarian 6 Penggondol Mesin ATM di Tebing Tinggi
Artikel Selanjutnya
Ibarat Duit Setan Dimakan Jin, Uang Palsu untuk Beli Narkoba